Sunday, September 17, 2017

Mengenal Tentang Pengertian Tanaman Durian dan Penyebaran, Pemberian Morfologi, Budidaya Serta Kegunaannya

Mengenal Tentang Pengertian Tanaman Durian dan Penyebaran, Pemberian Morfologi, Budidaya Serta Kegunaannya

Pengertian Durian - Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit). Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun sebagian yang lain malah muak dengan aromanya.

Terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Kota Ambon dan kepulauan Lease biasa disebut sebagai Doriang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.



Penyebaran
Pusat keanekaragaman durian adalah Pulau Kalimantan. Daerah-daerah sekitarnya juga memilki beberapa plasma nutfah durian, seperti Mindanao, Sumatera, dan Semenanjung Malaya meskipun tidak semelimpah Kalimantan. Meskipun demikian, pengekspor utama durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi dan sistem budidaya yang baik. Tempat lain yang membudidayakan durian dengan orientasi ekspor adalah Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka.

Pemerian Morfologi
Durian merupakan salah satu jenis pohon tahunan, hijau abadi tetapi ada saat tertentu untuk menumbuhkan daun-daun baru yang terjadi setelah masa berbuah selesai. Tumbuh tinggi dapat mencapai ketinggian 25–50 m tergantung spesiesnya, pohon durian sering memiliki banir (akar papan). Pepagan (kulit batang) berwarna coklat kemerahan, mengelupas tak beraturan. Tajuknya rindang dan renggang. Daun berbentuk jorong hingga lanset, 10-15(-17) cm × 3-4,5(-12,5) cm; terletak berseling; bertangkai; berpangkal lancip atau tumpul dan berujung lancip melandai; sisi atas berwarna hijau terang, sisi bawah tertutup sisik-sisik berwarna perak atau keemasan dengan bulu-bulu bintang. Bunga (juga buahnya) muncul langsung dari batang (cauliflorous) atau cabang-cabang yang tua di bagian pangkal (proximal), berkelompok dalam karangan berisi 3-10 kuntum berbentuk tukal atau malai rata. Kuncup bunganya membulat, sekitar 2 cm diameternya, bertangkai panjang. Kelopak bunga bentuk tabung sepanjang lk. 3 cm, daun kelopak tambahan terpecah menjadi 2-3 cuping berbentuk bundar telur. Mahkota bentuk sudip, kira-kira 2× panjang kelopak, berjumlah 5 helai, keputih-putihan. Benang sarinya banyak, terbagi ke dalam 5 berkas; kepala putiknya membentuk bongkol, dengan tangkai yang berbulu. Bunga muncul dari kuncup dorman, mekar pada sore hari dan bertahan hingga beberapa hari. Pada siang hari bunga menutup. Bunga ini menyebarkan aroma wangi yang berasal dari kelenjar nektar di bagian pangkalnya untuk menarik perhatian kelelawar sebagai penyerbuk utamanya. Kajian di Malaysia pada tahun 1970-an menunjukkan bahwa penyerbuk durian adalah kelelawar Eonycteris spelaea. Penelitian tahun 1996 lebih jauh menunjukkan bahwa hewan lain, seperti burung madu Nectariniidae dan lebah turut serta dalam penyerbukan tiga kerabat durian lainnya.

Buah durian bertipe kapsul berbentuk bulat, bulat telur hingga lonjong, dengan panjang hingga 25 cm dan diameter hingga 20 cm. Kulit buahnya tebal, permukaannya bersudut tajam ("berduri", karena itu disebut "durian", walaupun ini bukan duri dalam pengertian botani), berwarna hijau kekuning-kuningan, kecoklatan, hingga keabu-abuan. Buah berkembang setelah pembuahan dan memerlukan 4-6 bulan untuk pemasakan. Pada masa pemasakan terjadi persaingan antarbuah pada satu kelompok, sehingga hanya satu atau beberapa buah yang akan mencapai kemasakan, dan sisanya gugur. Buah akan jatuh sendiri apabila masak. Pada umumnya berat buah durian dapat mencapai 1,5 hingga 5 kilogram, sehingga kebun durian menjadi kawasan yang berbahaya pada masa musim durian. Apabila jatuh di atas kepala seseorang, buah durian dapat menyebabkan cedera berat atau bahkan kematian.

Setiap buah memiliki lima ruang (awam menyebutnya "kamar"), yang menunjukkan banyaknya daun buah yang dimiliki. Masing-masing ruangan terisi oleh beberapa biji, biasanya tiga butir atau lebih, lonjong hingga 4 cm panjangnya, dan berwarna merah muda kecoklatan mengkilap. Biji terbungkus oleh arilus (salut biji, yang biasa disebut sebagai "daging buah" durian) berwarna putih hingga kuning terang dengan ketebalan yang bervariasi, namun pada kultivar unggul ketebalan arilus ini dapat mencapai 3 cm. Biji dengan salut biji dalam perdagangan disebut ponggè. Pemuliaan durian diarahkan untuk menghasilkan biji yang kecil dengan salut biji yang tebal, karena salut biji inilah bagian yang dimakan. Beberapa varietas unggul menghasilkan buah dengan biji yang tidak berkembang namun dengan salut biji tebal (disebut "sukun").

Budidaya Tanaman Durian
Durian adalah buah tropis, tumbuh di sekitar khatulistiwa hingga ketinggian 800 m dpl., serta menjauh hingga garis lintang 18° di Thailand dan Queensland. Curah hujan yang disukai sekurang-kurangnya 1500 mm, yang tersebar merata sepanjang tahun. Akan tetapi, periode kering 1-2 bulan akan merangsang perbungaan lebih baik. Musim raya buah durian biasa terjadi setelah tahun dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Musim panen antara dapat terjadi dengan produksi buah yang biasa-biasa saja.

Tanaman ini memerlukan tanah yang dalam, ringan dan berdrainase baik. Derajat keasaman optimal adalah 6-6,5. Tanah masam, seperti latosol atau podsolik merah kuning memerlukan pengapuran agara tanaman tumbuh baik. Durian muda juga memerlukan lindungan alam, agar pohon atau cabang-cabangnya yang sarat buah tidak patah diterpa angin yang kuat. Muka air tanah tidak boleh kurang dari 150 cm karena air tanah yang terlalu rendah berakibat buah kurang manis. Pemupukan dilakukan dengan membuat parit kecil di sekeliling pohon lalu ditaburi pupuk kimia. Pupuk kandang diberikan pada waktu penanaman bibit. Pemupukan dengan kadar NPK yang sama diberikan segera setelah musim berbuah, sedangkan pemupukan dengan kadar P yang lebih tinggi diberikan setelah flushing selesai untuk mempersiapkan pembungaan. Baca Juga : Budidaya Tanaman Durian

Kegunaan
Durian terutama dipelihara orang untuk buahnya, yang umumnya dimakan (arilus atau salut bijinya) dalam keadaan segar. Salut biji ini umumnya manis dan sangat bergizi karena mengandung banyak karbohidrat, lemak, protein, dan mineral.  Pada musim raya durian, buah ini dapat dihasilkan dengan berlimpah, terutama di sentra-sentra produksinya di daerah. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasa disebut lempok), atau memfermentasikannya menjadi tempoyak. Selanjutnya, tempoyak yang rasanya masam ini biasa menjadi bahan masakan seperti sambal tempoyak, atau untuk campuran memasak ikan.

Durian pun kerap diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti gelamai atau jenang. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam permen, es krim, susu, dan berbagai jenis minuman penyegar lainnya.

Bijinya bisa dimakan sebagai camilan setelah direbus atau dibakar, atau dicampurkan dalam kolak durian. Biji durian yang mentah beracun dan tak dapat dimakan karena mengandung asam lemak siklopropena (cyclopropene). Biji durian mengandung sekitar 27% amilosa. Kuncup daun (pucuk), mahkota bunga, dan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayuran.

Beberapa bagian tumbuhan kadang-kadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam. Daunnya, dicampur dengan jeringau (Acorus calamus), digunakan untuk menyembuhkan cantengan (infeksi pada kuku). Kulit buahnya untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional. Baca Juga : Manfaat Buah Durian

Beberapa masyarakat di Jawa menggunakan kulit durian yang telah dimakan sebagai pengusir (repellent) nyamuk dengan meletakkannya di sudut ruangan. Kayu gubalnya berwarna putih dan terasnya kemerah-merahan. Ringan, namun tidak begitu awet dan mudah diserang rayap. Biasa digunakan sebagai perabot rumah, peti-peti pengemas, dan bahan konstruksi ringan di bawah atap, asalkan tidak bersentuhan dengan tanah.



-
kata terkait,
Tanaman Durian, Bibit Tanaman Durian, harga Tanaman Durian, Sejarah Tanaman Durian, Manfaat Tanaman Durian, Kegunaan Tanaman Durian, Budidaya Tanaman Durian,

Saturday, September 16, 2017

5 Pedoman Sederhana Cara Tanam Tanaman Durian Unggul Agar Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

5 Pedoman Sederhana Cara Tanam Tanaman Durian Unggul Agar Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

Budidaya Tanaman Durian - Buah Durian dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia, dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Buah durian merupakan buah yang memiliki rasa dan baroma yang khas dan tajam.  Persebaran dan perimntaan akan Buah durian di Indonesia tergolong sangat tinngi sekali, mulai dari buah durian lokal hingga durian import, hal ini tentunya menjadi peluang yang besar untuk anda membuat usaha budidaya. Adapun beberapa jenis durian yang sedang digandrungi saat ini adalah durian ochee, duran musangking, durian bawor, durian montong, durian merah dan durian pelangi.

Dalam pemelihataan tanaman ini tergolong mudah, tanaman durian membutuhkan proses waktu untuk berbuah lebat. Untuk cara agar durian anda berbuah lebat ada beberapa hal yang harus anda ketahui. Mulai dari penanaman, perawatan, sampai pada proses pemanenan. Yang kita targetkan untuk penanaman pembesaran buah agar secara maksimal, terletak pada kesehatan tanaman yang kita budidayakan. Perawatan yang rutin dan kontrol hama dan penyakit. Untuk varietas montong juga ada beberapa jenis, walau anda memiliki bibit yang bagus namun pemeliharaan yang jelek maka percumasaja, buah yang dihasilkan akan menurun.



Tanaman durian akan tumbuh secara optimal pada daerah tropis pada ketinggian 50 – 1000 Dpl serta intensitas cahaya matahari 40 – 50% dengan suhu 22 – 30 o. curah hujan antara 1500 – 2500 mm pertahun, kemudian daerah itu mengalami bulan basah selama 9 – 11 bulan pertahun dan bulan kering selama 3 – 4 bulan untuk proses pembuangan. Tanah lempung berpasir subur dan memiliki kandungan bahan organik adalah tanah yang cocok bagi tanaman durian. Kemudian jenis tanah latosol, Podsolik merah kuning, adosol merupakan jenis tanah yang paling cocok bagi tanaman durian. Tekstur tanah yang berat seperti tanah liat, kurang baik bagi tanaman durian karma proses pengeringanya sangat sulit terutama pada musim hujan, kemidian pada musim kemarau tanah liat menjadi keras sehingga tanaman durian susah menyerap air dan pertumbuhan akarnya terganggu. Kemudian topografi yang baik bagi tanaman durian adalah yang agak miring tetapi tidak melebihi 35o,untuk tanah miring perlu terasiring untuk mencegah erosi. Akar tanaman durian sanggup menembus kedalam tanah hingga tiga meter, maka lokasi yang baik adalah yang memiliki kedalaman air tanah sekitar 50 – 300 cm. Lokasi yang terlalu rendah air tanahnya dapat mengakibatkan kebusukan akar. Selain dari pada itu yang perlu diperhatikan adalah pH tanah yang terkandung, pH tanah yang baik sekitar 6,0 – 7,0 jika pH tanah kurang dari nilai itu kapur dolomit dapat digunakan untuk menetralkanya.

Berikut ini beberapa langkah mudah budidaya durian agar cepat berbuah dan memiliki produktifitas yang tinggi : 

1. Tahap Pemilihan bibit
Langkah awal sebelum menanam adalah memiliki bibit yang baik dengan Varietas unggul. Adapun ciri – ciri umum bibit durian yang baik selain jenis / Varietasnya adalah sebagai berikut : Bibit Sehat dan Segar, Bebas Hama dan Penyakit,  Daunya banyak, Batangnya kokoh dan percabanganya 2 – 4 arah, Pada batang terlihat adanya perkembangan tunas-tunas baru, Keseimbangan antara tinggi tanaman dengan jumlah daun. Baca Juga : Bibit Durian Montong Unggul

2. Penanaman Bibit
Persiapan awal dalam penanaman bibit terlebih dahulu lahan dibersihkan dari tanaman lain yang kira – kira mengganggu sinar matahari, karena tanaman durian sangat membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhanya. Jarak tanaman yang ideal adalah dengan ukuran 10 x 10 m atau batas minimal jarak penanaman 8 x 8 m. Dengan pola jarak tanam ini maka tanaman tidak saling berebut unsur hara, penyebaran penyakit tidak mudah menyebar dan sinar matahari efektif menembus tanaman. Lubang tanam yang telah dibuat kemudian didiamkan/dikosongkan selama tiga sampai satu minggu, hal ini dilakukan dengan maksud agar gas – gas beracun dalam tanah akan hilang sehingga tanaman akan tumbuh dengan oftimal. Penanaman dilakukan setelah lubang terlebih dahulu dikosongkan dengan posisi menghadap matahari pagi serta bentuk penanaman berbentuk kerucut/donat hal ini dimaksudkan untuk menghindari genangan air pada sekitar lubang tanaman. Tahap akhir dari proses penanaman adalah penyiraman dengan air disekitar tanaman sebanyak -+10 liter air.

3. Pemeliharaan Tanaman Durian
a. Pengairan
Pada masa awal pertumbuhan tanaman durian, setiap tanaman membutuhkan air sebanyak 10 – 20 liter perhari. Cara penyiraman agar tidak terjadi genangan yang mengakibatkan kelembaban tanah serta busuk akar maka cara yang ideal adalah dilakukan 2 hari sekali atau tergantung kondisi tanah dan cuaca, penyiraman paling baik pada pagi hari cara ini dilakukan pada masa awal pertumbuhan sampai tanaman lewat masa pertumbuhan (satu bulan). Penyiraman selanjutnya dilakukan minimal satu minggu sekali. Penyiraman rutin dilakukan terutama pada saat musim kemarau.

b. Penyiangan
Secara rutin tanaman durian harus dibersihkan dari rumput yang terdapat dibawah tajuk. Cara pembersihan rumput harus menghindari tertutupnya akar mayang yang muncul dipermukaan tanah. Apabila bamnyak akar mayang yang terputus maka akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat atau stress, maka cara yang ideal yaitu dengan cara mencabut rumput atau memangkas rumput tidak sampai mengenai tanah serat dengan menimbun tanah atau pupuk kandang dibawah tajuk tanaman. Selain dari pada itu tanaman durian harus terbebas dari tanaman lain yang menghalangi sinar matahari.

c. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk pohon agar memiliki percabangan yang seimbang dan kuat. Pemangkasan ini dilakukan pada saat tanaman menginjak umur 1,5 tahun dimana tanaman mulaili memiliki percabangan yang banyak. Pemangkasan pertama dilakukan pada cabang pertama dan kedua yang mengarah ke tanah. Hal ini dilakukan agar batang tidak terlindungi oleh cabang yang berdaun lebat sehingga sinar matahari masuk dan terhindar dari kelembaban, pemangkasan kedua dilakukan pada saat setelah panen buah. Pada saat itu akan tumbuh tunas – tunas baru yang tak beraturan. Tunas – tunas tersebut jika dibiarkan akan mengganggu sinar matahari masuk. Untuk itu maka perlu dilakukan pengurangan tunas – tunas yang tidak produktif.

d. Pemupukan
Pemupukan tanaman durian dapat menggunakan pupuk organik. Pada masa awal pertumbuhan tanaman diberi pupuk yang mempunyai kandungan nitrogen dan fosfor yang tinggi, pemberian pupuk organik atau pupuk kadang pertamakali bersamaan dengan penanaman sebanyak satu karung (30 kg). pemberian pupuk kandang diulang setahun sekali , pemupukan diberikan pada akhir misim hujan atau awal musim kemarau ,adapun cara pupuk kandang adalah dengan cara ditaburkan dibawah tajuk dalam tanaman. Hal yang sangat penting dalam perlakuan pupuk organik yaitu adalah dengan pemberian unsur kalsium tinggi (Cals). Karena unsur ini sangat berguna dalam hal memprotek tanaman dari segala kondisi, memberikan kemudahan penyerapan unsur makro dan mikro, dan sebagai penetralisir tanah.

Kemudian pemupukan dengan pupuk anorganik pemberianya dapat dilakukan dengan cara dibenamkan kedalam disekeliling tanaman. Pembenaman dapat dilakukan dengan cara menggali tanah membentuk parit mengelilingi pohon dibawah tajuk terluar tanaman. Pemberian pupuk anorganik pertamakali dilakukan pada saat tanaman berumur dua bulaln (setelah tanam),Pemupukan ini diulang setiap 6 bulan. Pemupukan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai pada tahun ketiga ditujukan untuk pertumbuhan tanaman, pada masa ini pilihan pupuk NPK dengan kadar N tinggi.Setelah menginjak tahun ketiga, selain untuk pertumbuhan, pemupukan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan bunga, sebagai patokan pemberian pupuk anorganik yaitu NPK adalah sebagai berikut :

Pemupukan pertama yaitu dua bulan setelah tanaman dengan pupuk Urea, SP, KCL,dengan perbandingan 4 bagian urea, 2 bagian SP, 1bagian KCL, (4:2:1). Dosisnya 250 gram pertanaman dan seterusnya 750 gram s/d 2kg.
Setelah memasuki masa produktif + umur 3 tahun tanaman durian dipupuk NPK pembuahan yaitu NPK 15 – 15 – 15 atau NPK 16 – 16 – 16 apabila mencampur sendiri menggunakan pupuk Urea, SP, KCL, dengan perbandingan 2 bagian Urea, 4 bagian SP, 1 bagian KCL (2:4:1) dosis 2 kg pertanaman .
Untuk memperbaiki kualitas buah yang lebih baik (mempertahankan kualitas buah) diberikan KnO3 sebelum masa pembuangan.
Pemberian pupuk anorganik NPK setelah berbuah cukup 1 kali setahun yaitu sebelum berbunga. Untuk lebih detail lihat pada lampiran mengenai program pemupukan.

e. Penyemprotan Formula
Untuk membantu pertumbuhan tanaman dan pencegahan terhadap hama serta penyakit maka harus dilakukan penyemprotan dengan dosis yang seimbang secara rutin dilakukan setiap bulanya minimal dua kali atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhanya, penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan disemprot secara merata kedalam daun dan batang tanaman, berikut ini akan dijelaskan tentang pembuatan formula penyemprotan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Tahap usia pertumbuhan, (ukuran Untuk Kebutuhan Volume Air 15 Liter )

*.Tahap Usia Pertumbuhan
 - Insektisida Curacron 20 cc
 - Fungisida To fresh/Dithane 30 gram
 - Zat Tumbuh Atonik 30 gram
 - Pupuk Daun 40cc
 - Perekat Agristik 10 cc

*. Tahap Usia Produktif : (ukuran untuk kebutuhan volume air 15liter)
  - Insektisida Curacron 20 cc
  - Fungisida To fresh/Dithane 20 gram
  - Pupuk daun  40 cc
  - Perekat Agristik 10 cc

*. Tahap tanaman berbuah
 - Insektisida Curacron 20 cc
 - Fungisida To fresh/Dithane 20 gram
 - Asam Amino  40 cc
 - Pupuk Daun 40 cc
 - Perekat Agristik 10 cc

4. Hama dan Penyakit tanaman Durian
Penanggulangan hama dan penyakit merupakan hal yang sangat penting dalam usaha tani tanaman durian. Oleh karena serangan hama dan penyakit dapat menurunkan produksi dan kualitas buah, bahkan dapat mematikan tanaman durian. Penanggulangan hama dan penyakit dapat dilakukan seperti mencegah masuknya hama dan penyakit ke lokasi kebun dengan karantina bibit. Memusnahkan tanaman, mengsanitasi kebun dengan baik. Menanam tanaman pelindung untuk mengalihkan serangan hama dan penyakit.

a. Hama Tanaman Durian
1. Penggerek batang,Batocera Naminator, Xylentus Lenconotus, Lamzera Coffeae, Menyerang tanaman dengan membuat lubang pada batang, dahan dan ranting. Ciri-ciri serangan penggerek tersebut ditandai dengan adanya lubang yang disertai kotoran dan cairan berwana merah dari bekas kayu yang diserang penggerek, akibat serangan tersebut tanaman menjadi layu, daun – daun kering dan rontok akhirnya tanamanpun mengalami kematian.

Pengendalian terhadap penggerek batang antara lain dengan cara sebagai berikut :
 - Menjaga sanitasi kebun dengan cara memusnahkan rumput – rumputan, gulma, tanaman inang, dan daun – daun durian yang sudah rotok.
 - Memotong dan memusahkan batang dan ranting yang terkena serangan hebat.
 - Menutup bekas lubang penggerek dengan kapas yang sudah diberi insektisida sistemik.
 - Menyuntik tanaman dengan menggunakan insektisida sistemik melalui akar atau daun.

2. Kutu Loncat
Kutu loncat umumnya menyerang daun yang masih muda dengan cara menghisap cairannya. Gejala yang ditimbulkanya secara langsung adalah daun berwarna berbintik – bintik berwarna kecoklatan. Daun keriting berlubang, dan berukuran tidak normal / kerdil. Hama ini berukuran kecil, warnanya cokelat dan diselimuti benang – benang lilin berwarna putih sebagai hasil sekresinya. Pengendalian kutu loncat dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida sistemik seperti : Curacron, Dursban, dll dengan konsentrasi 0,2 %.

3. Kutu Putih
Hama kutu putih (Psendococus sp.) berbentuk bulat kehijauan dan tumbuhnya diselimuti oleh lapisan lilin agak keputihan. Kutu ini menyerang tanaman durian dengan menghisap cairan daun, hama ini juga menyerang penyakit embun jelaga. Kotoranya yang manis mengundang semut sehingga penyebaranya mengikuti semut. Akibat serangan kutu putih daun menjadi keriting dan merana. Bunga dan buah dapat mengalami kerontokan pemberantasan kutu putih harus sekaligus dengan embun jelaga dan semut yang menjadi sarana penyebaranya pemberantasan dapat dapat menggunakan insektisida dan akarisida.

b. Penyakit Tanaman
1. Kanker Batang dan Mati Pucuk
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phitophihora palmifora adalah penyakit yang cukup ganas dengan tingkat kematian hingga 50 %. Tanda – tanda yang terkena kanker adalah adanya luka yang mengeluarkan lendir berwarna merah pad kulit batang bagian bawah dekat tanah. Serangan yang hebat membuat batang menjadi busuk, kayunya terbuka dan berwarna merah kecoklatan berbintik merah dan atau ungu, bila serangan semakin mengganas tanaman dapat mati cendawan ini biasanya menyerang tanaman yang digunakan untuk batang bawah pengendalianya selain dengan menggunakan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, memangkas tanaman, dapat juga menyemprotkan fungisida (Benlate) pada tanaman atau dengan mengoleskan pada batang yang terluka lalu menutupnya dengan parafin.

2. Busuk Akar
Penyakit busuk akar dapat menyerang tanaman dewasa maupun yang masih bibit. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Pyhium vekans. Serangan ditandai dengan bercak nekrotik yang berawal dari ujung akar lateral. Jika akar dibedah pada bagian korteks akan terlihat warna cokelat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak cokelat. Penyakit busuk akar selain disebabkan oleh Phytmum Vexans dapat juga oleh Fisarium sp. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian langsung pada tanaman durian. Penanggulanganya dengan menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif : metalaxyl, fosetyl alumunium, atau etridiazole tanaman yang sudah terserang dan mati sebaiknya dibakar dan bekas lubangnya diberi kapur, pencegahan dapat dilakukan dengan pada musim hujan system drainase kebun diperbaiki agar tidak terjadi genangan air yang dapat membusukan akar.

3. Bercak Daun
Penyebab terjadinya penyakit bercak daun adalah cendawan colletotrichun durionis. Gejala serangan ditandai dengan timbulnya bercak – bercak besar kering pada daun tanaman yang akhinya menjadi lubang, serangan ini dapat menyebabkan terganggunya fotosintesis pada daun, pengendalian bercak daun dapat dilakukan dengan memotong bagian tanaman yang terserang atau dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif tembaga.

4. Jamur Umpas
Penyakit ini disebabkan oleh jamur umpas (Pink disease). Gejala yang ditimbulkan yaitu munculnya cairan berwarna kuning pada bagian batang yang terserang dan diselimuti dengan benang – benang jamur berwarna metalik seperti sarang laba – laba. Pada kelembaban yang tinggi benang – benag tersebut akan berubah warna menjadi merah muda (Pink). Serangan jamur umpas ini dapat mengakibatkan kematian cabang, penanggulanganya dengan mengoleskan fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian yang terserang. Mengurangi kelembaban diareal penanaman, memotong bagian yang terserang, dan menyemprot tanaman dengan fungisida seperti : Ditane M-45, dll.

5. Busuk Buah
Penyakit busuk buah disebabkan oelh cendawan Phytophhthora palmivora. gejala serangan terlihat adanya bercak – bercak basah berwarna cokelat kehitaman pada kulit buah. Setelah beberapa lama buah akan busuk basah pada bagian yang terserang akan terbentuk miselium dan spogaria berwarna putih. Penanggulamgan penyakit ini selain dengan menyemprotkan fungisida juga dibarengi dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh serangga dan siput yang menjadi vektornya. Buah yang telah diserang harus dibuang.

5. Tahap Masa Panen
Pada umumnya durian lokal akan berbuah pada umur 8 – 10 tahun, kemudian durian genjah seperti monthong dan chanee akan berbuah pada umur 4 – 5 tahun sejak tanam, masa panen ini berlaku dengan catatan bibit menggunakan sambung pucuk atau okulasi, pada umumnya buah durian akan mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Untuk Janis monthong waktu petik yang tepat adalah 125 – 135 hari. Lalu jenis chanee 110 – 160 hari setelah bunga mekar.

Selain patokan waktu sejak bunga mekar, waktu petik juga dapat dilakukan berdasarkan tanda – tanda fisik pada buah sebagai berikut :

 - Ujung duri berwarna cokelat tua
 - Garis –garis diantara duri berwarna lebih jelas
 - Tangkai buah lunak dan muda dibengkokan
 - Ruas – ruas ditangkai buah membesar
 - Buah baunya harum yang khas
 - Terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah di pukul

Pemetikan buah / panen bila hendak di konsumsi langsung bisa dilakukan setelah matang 100 % (buah akan jatuh sendiri). Bila panen bertujuan untuk komersial dengan pengangkutanjarak jauh (eksport). Pemetikan sebaiknya dilakukan pada tingkat kematangan 80 % akan diperoleh 100 hari sejak bunga mekar, durian pada tinggakat kematangan ini dapat disimpan 2 – 3 minggu. Alat yangdigunakanuntuk memetik buah durian dapat menggunakan pisau atau galah berpisau. Yang dipotong adalah tangkai buah yang dekat pangkal batang, kemudian buah jangan sampai jatuh agar tidak merusak buah durian.

Demikianlah informasi tentang langkah mudah bertanam duriang unggul agar cepat berbuah dan mempunyai produktifitas yang tinggi. Panduuan ini juga anda bisa terapkan pada jenis durian unggulan seperti durian musangking, duriang montong, duroan bawor, durian ochee. semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan and atentang budidaya tanaman durian. terima kasih.



-
kata terkait,
Budidaya durian, Panduan Budidaya Tanaman Durian, Cara tanam duriang, Perawata tanaman durian, Budidaya Durian Musangking, cara tanam Durian Musangking, Perawatan Durian Musangking, Budidaya Tanaman Durian Montong, Cara tanam Tanaman Durian Montong, Perawatan Tanaman Durian Montong. Budidaya Tanaman durian Ochee, Perawatan Tanaman durian Ochee, Cara tanam Tanaman durian Ochee, Budidaya Tanaman Durian Bawor, cara tanam Tanaman durian Ochee, Perawatan Tanaman durian Ochee,

8 Manfaat dan Khasiat Buah Durian Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Kita

8 Manfaat dan Khasiat Buah Durian Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Kita 

Manfaat Buah Durian - Buah durian adalah termasuk buah-buahan yang besar bahkan termasuk dari daftar buah terbesar dengan kulitnya berduri-duri tajam dan keras. Buah durian memiliki berat biasanya antra 1 kg-4kg, sementara diameternya bisa mencapai 15 hingga 30 cm. Daging buah durian biasanya bewarna kuning ke emasan, namun ada juga yang kadang berwarna putih agak pucat. Biji durian ada yang besar dan ada yang kecil tergantung dari jenis durian itu sendiri. Buah durian memang dikenal dengan aromanya yang cukup menyengat dan tidak semua orang menyukainya. Padahal, buah berbau tajam ini merupakan buah asli Indonesia dan meskipun baunya cukup menyengat, banyak pula orang yang dibuat ketagihan karena rasanya yang begitu khas. Rasa buah ini memang khas dan sangat menggiurkan lidah bagi pecintanya.

The King of Fruit atau durian ini, memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Beberapa diantaranya seperti : karbohidrat, protein, lemak tak jenuh, vitamin B,C, magnesium, fosfor, kalium, thiamin, polyfenhol, omega 3 dan 6, antioksidan. Dengan segala kandungan gizi yang terkandung dalam buah durian ini tentunya banyak sekali manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh manusia.

 

Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat buah durian untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit kita :

1. Membantu Pencernaan
Buah durian ini bisa mengatasi sembelit yang dirasakan seseorang. Kandungan serat yang tinggi dalam daging buah durian menjadi alasan buah ini penting dimakan oleh yang menderita masalah pencernaan.

2. Mengatasi penyakit anemia. 
Kandungan asam folat dan vitamin B9 dalam buah durian menjadikan buah berdaging bau enak ini bagus untuk menjadi produser sel darah merah, sehingga kekurangan darah bisa di atasi.

3. Bagus untuk kesehatan kulit. 
Kandungan vitamin C dalam buah durian menjadikan buah berkulit duri ini bagus dalam mencegah terjadinya penuaan dan kerutan pada kulit. Vitamin dalam durian berperan sebagai anti oksidan yang bagus menjaga kerusakan sel kulit.

4. Membantu tulang dan persendian. 
Kandungan potasium dan kalsium dalam durian sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, termasuk kesehatan persendian seperti lutut, ruas jari dll.

5. Mengatur kestabilan darah.
Buah durian bisa mengstabilkan darah, ini dkikarenakan dalam buah ini mengandung mangan. Kendati demikian, tetap tidka bagus kalau dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

6. Menjaga Kesehatan Tiroid
Kandungan tembaga dalam buah durian bagus dalam menjaga kesehatan tiroid.
Karena banyak kandungan vitamin B1, maka buah durian bermanfaat juga untuk menjaga nafsu makan

7. Mencegah Migrain
Kandungan senyawa iboflavin atau Vitamin B2 dalam durian membuat buah enak ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya migrain.

8. Meredakan Stres dan Mengatasi Depresi
buah durian mengandung vitamin B6 atau piridoksin, Porfor dalam durian sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut

Demikianlah informasi tentang manfaat dan khasiat buah durian untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit kita, semoga informasi tersebut dapat menambah informasi dan wawasan kita tentang manfaat berbagai jenis buah. Ayo mulai sekarang mulai hidup sehat sdengan mengkonsumsi berbagai buah dan sayuran. terima kasih.



-
kata terkait,
Buah Durian, Tananam Buah Durian, Manfaat Buah Durian, kegunaan Buah Durian, Khasiat Buah Durian, Harga Buah Buah Durian, Bibit Buah Durian, Manfaat Buah Durian Untuk kesehatan, Manfaat Buah Durian Untuk kecantikan, Khasiat Buah Durian Untuk kesehatan, Khasiat Buah Durian Untuk Kecantikan,

Friday, September 15, 2017

8 Jenis Tanaman Durian Unggul Yang Paling Bagus Untuk Dibudidayakan di Iklim Indonesia

8 Jenis Tanaman Durian Unggul Yang Paling Bagus Untuk Dibudidayakan di Iklim Indonesia

Jenis Durian Unggulan - Di Indonesia terdapat puluhan jenis varietas drian yang tersebar dihampiri seluruh wilayah. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki ragam varietas durian terbanyak di dunia.  Buah Durian berbentuk bulat hingga lonjong, seluruh permukaan kulit buahnya dipenuhi duri-duri besar dan tajam. Nama durian mengacu pada kulit buahnya yang dipenuhi dengan duri. Ciri khas buah durian selain kulitnya yang berduri adalah aromanya yang khas tajam dan menyengat. Daging buah durian berasa manis dan kadang-kadang agak pahit.

Bagi anda yang ingin berkebun buah durian unggulan, ada baiknya anda memahai beberapa varietas durian unggulan yang cocok dibudidayaka di Iklim Indonesia. tentunya masing varietas memiliki keunggulan masing-masing. yups, tanpa panjang lebar, kami akan memaparkan beberapa varietas tanaman buah durian Unggul yang cocok di iklim Indonesia.



Berikut ini beberapa jenis durian uggul yang paling cocok dibudidayakan di Iklim Indonesia :

1. Durian Bawor
Durian bawor ini termasuk ke dalam kategori durian unggulan, karena memiliki beberapa keistimewaan seperti: tanaman durian yang cepat berbuah (sekitar 3-4 tahun). Memiliki daging buah yang tebal dan memiliki biji yang kecil (seperti bola kempes). Untuk rasa sudah tidak diragukan lagi manis dan legitnya. Baca Juga : Bibit Durian Bawor Unggul. 

2. Durian Musang King
buah Musang King ini memiliki tekstur seperti durian montong, lembut dan memiliki aroma yang harum dengan rasa manis dan legit. Durian musang king ini dihargai sangat mahal di negeri jiran seperti Singapura dan Malaysia. Itulah sebabnya kenapa durian musang king ini menjadi salah satu pilihan tanaman durian yang layak untuk dikembangkan. Baca Juga : Bibit Durian Musang King Unggul. 

3. Durian Ochee
Durian Ochee ini merupakan varian durian yang memiliki keunggulan di atas durian musang king. Keunggulan durian Ochee ini terleta pada daging buah yang lengket ketika saat dipegang, tetapi sangat legit ketika daging buah durian ini mendarat di lidah. Rasa daging buah durian Ochee ini memiliki kombinasi rasa yang berbeda dan melekat di dalamnya seperti: gurih, hangat, lembut serta rasa manis yang bercampur pahit yang merupakan ciri khas buah durian. Durian Ochee ini juga sangat ramah terhadap semua wilayah maupun cuaca di Indonesia. Baca Juga : Bibit Durian Ochee Unggul. 

4. Durian Montong
Durian Montong berasal dari Thailand. Durian Montong memiliki rasa yang manis dan daging yang tebal dibandingkan durian jenis lainnya. Tak hanya daging tebal dan rasa yang manis, biji Durian Montong terbilang kecil dibandingkan durian biasa. Karena keunggulan durian jenis ini, masyarakat rela merogoh kocek lumayan dalam untuk mendaptkan satu atau berbuah-buah Durian Montong ini. Warna putih dan kekuningan merupakan ciri buah yang disebut-sebut sebagai durian mewah karena harga yang dipatong relatif mahal, berkisar empat puluh ribu rupiah hingga tujuh puluh ribu rupiah per buah. Baca Juga : Bibit Durian Montong Unggul. 

5. Durian Merah Banyuwangi
Durian Merah telah populer hingga ke beberapa negara. Sesuai namanya, Dabang akronim dari Duren Abang atau durian Merah, memiliki warna yang memikat serta rasa yang amat lezat. Namun ukuran Durian Merah ini relatif lebih kecil dibandingkan dnegan jenis durian unggulan dan jenis durian yang bagus lainnya, sekitar dua kilogram adalah berat maksimal buah durian ini. Jangan anggap remeh ukuran karena Durian Merah memiliki daging yang berwarna merah, lembut, dan tentunya tebal, serta bijinya jauh lebih kecil daripada durian biasa. Baca Juga : Bibit Durian Merah Unggul. 

6. Durian Pelangi
Durian Pelangi termasuk ke dalam golongan unggulan dan berasal dari pulang paling timur di Indonesia, Papua. keunggulan dari durian pelangi ini adalah buahnya memiliki warna yang unik dan cantik yaitu warna kuning muda, cokelat muda, dan merah. Warna-warna tersebut menimbulkan efek gradasi dan mencipta perpaduan warna laiknya pelangi.  Tanaman ini dapat tumbuh mencapai kletinggian dua puluh meter dan dapat tumbuh ideal di dataran rendah maupun dataran tinggi, khsusunya di daerah yang terbebas dari rumput penganggu. Usia pohon Durian Pelangi relatif panjang, mencapai seratus hingga seratus lima puluh tahun.  Baca Juga : Bibit Durian Pelangi Unggul. 

7. Durian Petruk
Durian Petruk berasal dari daerah yang terkenal akan ukiran yakni Kabupaten Jepara. Durian Petruk pun termasuk ke dalam durian lokal yang memiliki kualitas, kuantitas, dan rasa yang tak kalah saing dengan jenis durian unggulan lainnya.  Daging buah Durian Petruk dapat dikonsumis bagi Anda atau pun masyarakat yang tak menyukai aroma durian yang tajam karena durian ini baunya dianggap “nyaman” bagi hidung yang tak suka bau yang tajam. Buah Durian Petruk berbentuk bulat telur atau oval dengan ujung agak runcing, kulit buah lebih tipis sekitar tiga milimeter. Sedangkan berat buah mencapai satu hingga satu setengah kilogram. Meski produk lokal, buah yang dihasilkan tak kalah saing sebab ketebalan daging dapat dibuktikan serta ukuran biji yang kecil. Selain rasa yang nikmat, tanaman ini terkenal akan daya tahan terhadap hama penyakit sehingga dalam membudidayakan jenis durian unggulan ini tak memerlukan obat pengusir hama. Baca Juga : Bibit Durian Petruk Unggul. 

8. Durian D24
Durian d24 biasa disebut sebagai Durian Agung atau Durian Sultan. Buah durian jenis ini telah menempatkan diri sebagai durian yang memiliki rasa yang khas serta nikmat, dan tak ingin kalah dengan jenis-jenis durian unggulan lainnya. Ketika Anda menikmati satu buah durian d24 atau Durian Agung, kepuasan akan merebak dan menjalar hingga ke sekujur tubuh Anda. Daging buah tebal, berbentuk bulat, memiliki warna kuning, bertekstur kering dan manis, serta ukuran buah yang tak terlalu besar tentu akan memikat naluri Anda untuk menikmati buah hingga tandas. Baca Juga : Bibit Durian D24 Unggul. 

Demikianlah informasi tentang  jenis durian unggul yang paling cocok dibudidayakan di iklm indonesia, semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan anda dalam memilih jenis durian yang paling cocok untuk dibudidayakan di lingkungan anda. terima kasih. Baca Juga : 




-
kata terkait,
Tanaman durian, bibit Tanaman durian Unggul, Tanaman durian Unggul, Jenis Tanaman durian unggul, Jenis Tanaman durian paling cocok dibudidayakan di Indonesia, Keunggulan durian montong, Keunggulan durian bawor, keunggulan durian musangking, keunggulan durian petruk, keunggulan durian D24, Keunggulan durian merah, keunggulan durian pelangi,

Wednesday, September 13, 2017

Bibit Durian Petruk - Bibit Tanaman Durian Berkualitas Dengan Buah Berbentuk Telur Terbalik, Daging Buah Tebal, Sedikit Berserat dan Mempunyai Rasa Yang Manis

Bibit Durian Petruk - Bibit Tanaman Durian Berkualitas Dengan Buah Berbentuk Telur Terbalik, Daging Buah Tebal, Sedikit Berserat dan Mempunyai Rasa Yang Manis

Pernahkan menyantap buah durian andalan daerah Jepara ini?. Buah Durian yang satu ini yang sudah terkeal seantro Indonesia karena memiliki rasa yang manis dan lezat. Yups inilah DURIAN PETRUK. Buah durian petruk memiliki keunggulan dengan Daging buah sangat tebal, sedikit berserat, lentur namun tidak lembek dengan warna daging buah kuning pucat. Durian Petruk juga memiliki biji buah yang sangat tipis sehingga daging buahnya tebal dan anda akan puas ketika menyantapnya. Untuk Soal rasa?. Pasti bikin ketagihan dech..!!!. Buah Durian petruk mempunyai Rasa Daging buah durian petruk ini manis murni dengan sedikit rasa pahit. Selain itu, Durian petruk memiliki bau dan aroma buah yang tajam. Tentu saja menggugah selera untuk menyantapnya terutama bagi anda para penikmat buah durian.

Konon kabarnya pemberian nama Durian Petruk ini tak lepas dari tangan dingin  sang penemu durian ini yang bernama pak petruk berasal dari dukuh randusari Desa Tahunan kecamatan Tahunan. Jepara. Keunikan lain dari buah durian petruk ini adalah mempunyai ciri bentuk buahnya yang besar dan panjang seperti telur terbalik. Kulit buah durian petruk tajam meruncing dengan warna kulit hijau kekuningan atau kuning kecoklatan. Dan kulit buah durian ini akan sedikit membelah ketika sudah waktunya matang. jadi kita tidak perlu susah payah memotong dan membelahnya.




Bibit Tanaman Durian Petruk dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian sampai 1000 mdpl, namun untuk hasil optimal baiknya ditanam di daerah berketinggian 400-600 mdpl. Tanaman durian petruk menyukai tanah yang gembur yang kaya unsur organik dan mendapat sinar matahari secara penuh. Tanaman durian petruk juga terkenal akan daya tahannya terhadap hama penyakit, sehingga anda tidak perlu menambahkan bermacam-macam obat untuk mengusir hama.

Dengan segala keunggulannya durian petruk ini sudah dinobatkan sebagi Durian Lokal Unggulan dengan adanya sertifikasi dari Departemen Pertanian Jepara sebagai buah durian varietas unggul.

Bagaiman tertarik untuk membudidayakan durian khas kota jepara ini?. Tunggu apalagi, Ambil Bibit Durian Petruk sekarang Juga!.

Segera Hubungi Kami :

– Telp / SMS : 0857 0785 8020
– WhatsApp   : 0857 0785 8020

Monday, September 11, 2017

Bibit Durian Pelangi Manokwari - Bibit Tanaman Durian Berkualitas Unggul Dengan Daging Buah Berwarna Seperti Warna Pelangi dan mempunyai Daging Buah Tebal, Tekstur Lembut dan Rasa yang Manis

Bibit Durian Pelangi Manokwari - Bibit Tanaman Durian Berkualitas Unggul Dengan Daging Buah Berwarna Seperti Warna Pelangi dan mempunyai Daging Buah Tebal, Tekstur Lembut dan Rasa yang Manis

Daya tarik buah durian yang satu memanglah sudah banyak menyita banyak perhatian para pecinta buah durian seantero Indonesia bahkan luar negeri.  Yups inilah DURIAN PELANGI MANOKWARI. Keunikan apa sich yang membuah durian ini begitu istimewa?. Sekilas tampak luar durian pelangi ini memiliki bentuk dan warna kulit yang sama dengan buah durian lainnya. akan tetapi, jika kita belah maka warna akan mendapati daging buah durian yang berwarna cantik yakni perpaduan antara  merah muda hingga merah tua dan krem dengan semburat hijau di sudut pongge layaknya warna pelangi.

Keunggulan lain dari Buah Durian Pelangi ini adalah memiliki daging buah yang tebal ketebelan buah durian jenis durian pelangi mencapai 39 %, buah durian pelangi mampu bertahan 6-7 hari, produktivitas buah durian pelangi tinggi mampu mencapai 500 buah durian semusim dalam satu tahun buah durian pelangi mampu berbuah 2 kali. buah durian pelangi bercitra rasa lezat, rasa manis, tekstur lembut lengket di langit langit.



Bibit tanaman durian pelangi ini termasuk salah satu durian lokal yang diunggulkan lho dan merupakan buah asli Indonesia. Tanaman buah durian pelangi diyakni berasal dari manikwari, Papua, Indonesia. Keunikan yang terdapat dalam buah durian pelangi ini merupakan hasil persilangan antara durian kuning ( fotogensis ), durian merah ( graveolens ) dan durian putih ( zibethinus ).Tanaman durian pelangi ini merupakan jenis  durian yang tingginya bisa mencapai 25 meter. Durian jenis ini dapat tumbuh di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Sangat adaptif terhadap berbagai jenis kondisi tanah. Durian pelangi merupakan durian yang berumur panjang, bahkan umurnya bisa mencapa 100 - 150 tahun.

Ada sedikit cerita menarik dengan buah durian pelangi ini, konon kabarnya, siapa yang memakan buah durian pelangi ini maka dapat berumur panjang. cukup menarik ya.?!.

Bagaimana tertarik untuk membudidayakan durian pelangi ini?. Tunggau apalagi, Ambil Bibit Durian Pelangi Manokwari Sekarang Juga!.

Segera Hubungi Kami :

– Telp / SMS   : 0857 0785 8020
– WhatsApp   : 0857 0785 8020

Saturday, September 9, 2017

Bibit Durian Musang king - Bibit Tanaman Musangking Berkualitas Dengan Buah Berwarna Kuning, Raging Buah Tebal, Mempunyai Rasa Pahit, Creamy Dengan Sedikit Lengket

Bibit Durian Musang King - Bibit Tanaman Musangking Berkualitas Dengan Buah Berwarna Kuning, Raging Buah Tebal, Mempunyai Rasa Pahit, Creamy Dengan Sedikit Lengket

Durian Musang King saat ini dianggap sebagai salah satu jenis durian terbaik di Malaysia.  Ini yang paling dicari, diinginkan dan mahal dari semua varietas durian. Durian musang king dijual seharga lebih dari dua kali harga sebuah durian atas rata-rata. Yups inilah DURIAN MUSANG KING. Buah durian musangking memiliki keunggulan dengan dagingnya berwarna kuning cerah seperti warna kunyit, tekstur dagingnya lembut dengan sedikit lebih kering. Salah satu ciri khas dari buah durian musangking adalah Buahnya berbetuk oval dengan bagian bawah berwarna Kecoklatan bintang lima titik. durinya runcing berbentuk huruf V, Untuk mahkotanya cenderung berkumpul di pangkal batang, membentuk cincin botak di sekitar batang. Untuk soal rasa, gak perlu diragukan lagi, buah duriang musangking pasti juaranya. Buah durian musangking mempunyai rasa Pahit, krim dengan sedikit lengket.

Bibit Tanaman Durian Musang King dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah dengan ketinggian sampai 400 mdpl bersuhu panas 30-35 derajat celcius. Jenis tanah yang paling disukai tanaman durian musangking adalah tanah yang dengan kondisi tanah bertekstur gembur dan subur, bisa juga tumbuh pada tanah liat dan sedikit berpasir. Pada umumnya durian berkembang dengan baik pada tanah dengan tingkat keasaman (pH) normal (netral), dengan sistem pengairan yang baik karena akar durian peka pada genangan air.



Untuk perawatan tanaman durian musangking ini tergolong mudah dan hampir sama dengan perawatan jenis durian lainnya. cukup lakukan penyiraman dan pemupukan secara teratur untuk memacu pertumbuhannya. kita juga bisa menggunakan zat ZPT untuk merangsang pembuahannya.

Tertarik untuk berkebun durian musangking ini?. Tunggu apalagi, Ambil Bibit Duriang Musang king Sekarang Juga.

Segera Hubungi Kami :

– Telp / SMS  : 0857 0785 8020
– WhatsApp   : 0857 0785 8020